Friday, June 21, 2013

CARA MENGINGINKAN JENIS KELAMIN ANAK
 LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN


Kelahiran seorang anak memang sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Kita Sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berikhtiar supaya mendapatkan anak laki-laki. Dalam dunia kedokteran sudah dilakukan penelitan, apa saja yang bisa menstimulus untuk lahirnya bayi dengan jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Dari hasil penelitian tersebut ada beberapa tips untuk mandapatkan anak laki-laki. Cara ini untuk anda coba, tapi tidak ada jaminan dengan cara ini bahwa anda akan mendapatkan anak laki-laki. Dalam hal kepastian mendapat anak laki-laki anda harus barengi dengan do’a kepada Tuhan. Kalaupun dalam kenyataan anda tidak mendapatkan anak laki-laki tetap anda harus bersyukur.

cara mendapatkan anak laki-laki


Terlebih dahulu  kita harus tahu bagaimana sperma bekerja agar nanti bisa mendapatkan bayi anak laki-laki. Pada prinsipnya sperma akan membuahi sel telur yang nantinya akan menjadi bayi. Dan pada sperma terdapat dua kromosom, yaitu kromosom Y dan kromosom X. Kromosom Y yang ada pada sperma akan membuahi kromosom X yang ada pada sel telur pada wanita. Kromosom Y adalah gen pembentuk anak laki-laki sedangkan kromosom X adalah gen pembentuk bayi perempuan.  Untuk mendapatkan anak laki-laki maka harus dipastikan kromosom Y harus lebih dulu mencapai sel telur .

Perlu anda ketahui, walaupun kromoson Y lebih dahulu sampai, kromosn Y lebih rentan terhadap kegagalan atau mati. Jadi kromoson Y semestinya lebih dijaga agar tak masuk ke dalam area atas wilayah Mrs. V yang cenderung asam. Maka supaya kemungkinan mendapat anak laki-laki lebih besar harus mengkontrol berapa tinggi keasaman / PH pada vagina. Hal itu dilakukan karena kromoson Y rentan mati jika ada dalam kondisi yang asamnya tinggi. Jadi keasaman pada vagina harus selalu terjaga agar kromoson Y mampu hidup lama.
Anak adalah anugrah terindah dan titipan dari Tuhan. Hampir semua pasangan yang telah menikah berharap dikaruniai seorang anak untuk meramaikan kehidupan rumah tangga mereka. Berikut beberapa tips yang harus anda lakukan jika anda ingin merencanakan jenis kelamin bayi anda:

1. Menginginkan Jenis Kelamin Laki-laki.

Jika Anda adalah pasangan yang ingin menginginkan bayi laki-laki, ada tips-tips dari hasil sebuah penelitian yang bisa Anda lakukan. Pertama, sebaiknya Anda melakukan hubungan intim pada saat atau sehari sebelum ovulasi. Ovulasi adalah saat terlepasnya sel telur dari indung telur dalam rahim perempuan.

Lihat di sini untuk menghitung masa ovulasi anda: http://tipshamil.com/?ref=index.php

Selain itu, Menurut Studi, bagi Anda yang menginginkan Bayi Laki-Laki, maka Anda harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung Natrium dan Kalium, seperti:
Kentang
Jamur
Cheri Manis
Kacang Lentil atau Miju-Miju
Daging Merah
Pisang
Aprikot
Jeruk
Buah Persik
dan Kurma
Selain itu Anda juga harus menghindari Selada, Kubis Mentah, Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian demi untuk mendapatkan Bayi Laki-Laki.

langkah dan cara mendapatkan anak laki-laki :


1. Bercinta pada masa Subur

Bercinta Pada saat terjadinya ovulasi (masa subur) akan memberikan peluang lebih besar mendapatkan anak laki-laki, karena sperma XY cenderung lebih cepat dan cenderung mencapai sel telur lebih dulu. Disarankan berhubungan di saat terjadi ovulasi, atau paling tidak dalam rentang 1 hari sebelum masa ovulasi, 12 jam setelah masa ovulasi, dikatakan memperbesar peluang untuk menginginkan anak laki-laki. Sedangkan peluang untuk menginginkan anak perempuan waktu berhubungan dilakukan 3 hari atau lebih sebelum ovulasi.

Lalu bagaimana mengetahu masa subur?

Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang teratur, maka anda akan lebih mudah menentukan masa subur. Masa subur Anda kurang lebih 14 hari setelah hari pertama menstruasi, dengan siklus haid Anda 28 hari. Pada masa subur tersebut akan terdapat satu hari di mana sel telur dilepaskan dari indung telurnya (ovulasi). Untuk memastikan apakah ovulasi sedang terjadi, berikut adalah tanda-tandanya:  
  • Pada saat ovulasi, biasanya suhu badan Anda saat bangun pagi (basal body temperature) meningkat. Ii dikarenakan adanya peningkatan hormon progesteron yang mengiringi pelepasan telur.
  • Sebelum ovulasi, ada cairan mulut rahim (servical mucus) yang elastis dan bening seperti putih telur.
  • Sakit perut. Satu dari lima wanita mengalami sakit di perut pada bagian bawah perut sebelah kanan pada saat ovulasi (kata orang sunda sumbilangeun). Tingkat rasa sakitnya bervariasi dari hanya ringan sampai seperti ditusuk-tusuk dan berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam.


Cara yang paling akurat untuk mengetahui ovulasi adalah dengan menggunakan alat tes ovulasi, yang menganalisis sampel urin guna mendeteksi adanya kenaikan hormon lutein yang khas pada saat ovulasi.


2. Saat bercinta dengan pasangan, wanita hendaknya mendapatkan orgasme.

Beberapa penelitian membuktikan orgasme bisa menciptakan efek biologi di dalam Mrs V sehingga menjadi tempat yang ideal untuk kromosom Y bertahan.
Menurut Dr. Landrum Shettles, pakar yang populer lewat bukunya 'How to Choose the Sex of Your Baby', orgasme pada wanita juga bisa membantu sperma mendekati sel telur.

3. Mengubah tingkat keasaman di Mrs V dengan mengonsumsi makanan tertentu. 

Makanan yang harus banyak dimakan oleh istri diantaranya adalah pisang, apel dan lobak. Sedangkan makanan yang sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari adalah segala jenis daging merah. Makanan ini akan menurunkan kadar asam pada Mrs V.
Untuk sang suami, dia juga harus makan makanan tertentu. Makanan yang sebaiknya banyak dikonsumsi adalah yang mengandung protein tinggi contohnya daging merah dan seafood.

4. Lakukan penetrasi yang sedalam mungkin saat bercinta

Kedalaman penetrasi ini nantinya bisa membantu sperma semakin dekat ke sel telur. Jika terlalu luar maka sel sperma membutuhkan upaya lebih untuk berenang sampai menuju indung telur. Resiko kematian di jalan lebih tinggi jika dibandingkan dengan penetrasi yang dalam, ini akan memperpendek perjalanan sel sperma.



Ada juga cara lain yang bisa membantu untuk mendapatkan anak laki-laki seperti disarankan oleh Dr. Landrum Shettles adalah:

1. Pasangan Anda(Suami) sebaiknya tidak mengalami ejakulasi 4-5 hari sebelum masa subur istri.
2. Bercintalah dengan posisi yang bisa membuat sperma berenang sedekat mungkin ke sel telur. Posisi yang disarankan adalah pria di atas sehingga kromosom Y bisa cepat sampai ke sel telur.
3. Bercintalah di malam hari dan usahakan wanita dululah yang mencapai orgasme.

========================================================================

2. Menginginkan Jenis Kelamin Perempuan

Jika Anda adalah pasangan yang menginginkan anak perempuan, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Pertma tengok jadwal hubungan intim Anda. Lakukan hubungan intim> 2 hari sampai 3 hari sebelum masa ovulasi.

Makanan yang baik dimakan antara lain:
Makanan yang banyak mengandung Kalsium dan Magnesium, seperti:
Ikan
Terong
Buah Bit
Wortel
Kacang Hijau
Mentimun
Cabai
Bawang Merah
Kacang-Kacangan
Sedangkan makanan yang harus dihindari untuk mendapatkan Bayi Perempuan adalah Plum, Pisang, Jeruk, Kismis dan Melon.


Jika Ingin Anak Perempuan


Jika Anda adalah pasangan yang menginginkan anak perempuan, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Pertma tengok jadwal hubungan intim Anda. Lakukan hubungan intim 2 hari sampai 3 hari sebelum masa ovulasi. Langkah selanjutnya, sebelum berhubungan badan, sang istri bisa membasuh vagina dengan satu liter air yang dicampur dengan satu sendok air cuka.



Larutan ini tidak membahayakan. Larutan asam dalam air cuka bermanfaat untuk melumpuhkan Androsperma yang berperan besar membentuk gen laki-laki. Selain itu sebaiknya sang calon ayah mengeluarkan sperma tidak seperti cara di atas, melainkan agak mengambil jarak dengan mulut rahim. Cara ini memungkinkan untuk mendapatkan bayi perempuan. Mengkomsumsi makanan yang mengandung asam seperti yoghurt, buah dengan rasa asam, sayur segar dan kacang-kacangan juga membantu proses.

========================================================================
  

Laki-laki perermpuan sama saja. Kata-kata itu sering kita dengar dari pasangan yang sedang menunggu datangnya buah hati. Tapi kadang-kadang dalam hati mereka, ada keinginan yang tak bisa disangkal bahwa mereka punya harapan agar anak yang lahir perempuan atau laki-laki. Bisakah anak yang lahir kita rancang sebagai laki-laki atau perempuan? Bisa!
Usaha pertama yang harus dilakukan, tentu saja berdoa dan memintanya langsung pada Sang Pembuat Hidup. Cara lainnya, ikhtiar-ikhtiar yang halal bisa dan boleh kita lakukan.
Setiap kali ejakulasi, laki-laki normal mengeluarkan sperma 2 sampai 5 semprotan. Dalam durasi tersebut, sperma yang dihasilkan sekitar 2 sampai 5 cc. Sperma yang normal tiap cc mengandung 60 – 200 juta spermatozoa. Jadi setiap seorang laki-laki mengalami ejakulasi, 120 sampai 1 milyar sperma telah dikeluarkan dari tubuhnya.
Seperti yang kita tahu, dalam sperma terdapat dua gen. Androsperma yang juga disebut gen Y dan Gynosperma yang bisa kita sebut sebagai gen X. Gen Y adalah gen yang memungkinkan kita seorang ibu mengandung anak perempuan, sedangkan gen X adalah sebaliknya. Jika suami dan istri sama-sama dominan gen X nya maka kemungkinan besar, keduanya akan mempunyai anak perempuan. Tapi jika sang ayah dominan gen Y dan sang ibu gen X maka kemungkinan besar anak yang dilahirkan adalah laki-laki. Meskipun demikian, hal itu adalah hitung-hitungan logika yang tak pernah mengalahkan keajaiban alam dan kekuasaan Tuhan.
Cara menghitung masa ovulasi atau puncak masa subur seorang perempuan:




  • Diketahui tanggal awal masa bersihnya seorang perempuan setiap bulan, misalnya setiap tanggal 05.
  • Diketahui tanggal akhir masa bersihnya seorang perempuan setiap bulan, misalnya setiap tanggal 27.
  • Rumus: ((tanggal setiap bulannya) – (tanggal setiap bulannya))/2 = n;
  • kemudian n + tanggal awal masa bersih dari seorang perempuan = masa ovulasi atau puncak masa suburnya seorang perempuan

  • penerapan:
    (27 – 05)/2 = 11; 05 + 11 = 16 – setiap hari ke 16 dari sejak awal bersihnya seorang perempuan adalah puncak masa subur dari seorang perempuan atau masa ovulasi






    Ciri-ciri spermatozoa:




  • Androsperma, membawa gen Y:
  • Bergerak lebih lambat.
  • Lebih mampu bertahan hidup lebih lama (berumur rata-rata kira-kira 2 sampai 3 hari).
  • Lebih tahan dalam ‘suasana’ asam.
  • Tidak tahan dalam ‘suasana’ basa.
  • Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih ringan.

  • Gynosperma, membawa gen X:
  • Bergerak lebih gesit.
  • Hidup lebih singkat (berumur rata-rata kira-kira hanya 1 hari saja)
  • Tidak tahan dalam ‘suasana’ asam.
  • Lebih tahan dalam ‘suasana’ basa.
  • Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih berat.

    <script src="http://kumpulblogger.com/sca.php?b=208483" type="text/javascript"></script>
  •  free web counter Counter Powered by  RedCounter
    pagerank check